Membuat diagram objek dari diagram kelas merupakan keterampilan dasar dalam desain berorientasi objek, karena membantu menghubungkan kesenjangan antara struktur kelas abstrak dan implementasi konkret mereka. Tutorial ini akan memandu Anda melalui proses tersebut menggunakan contoh yang disediakan, menyoroti konsep dan langkah-langkah utama yang terlibat.
Konsep Kunci
-
Diagram Kelas:
- Mewakili struktur statis suatu sistem dengan menunjukkan kelas-kelas, atribut, metode, dan hubungan yang dimilikinya.
- Berfokus pada denah rancangan sistem tanpa contoh data tertentu.
-
Diagram Objek:
- Mewakili contoh kelas dan hubungan antar objek pada titik waktu tertentu.
- Menunjukkan data konkret dan interaksi antar objek.
-
Instansiasi:
- Proses pembuatan objek dari sebuah kelas.
- Melibatkan penugasan nilai-nilai tertentu ke atribut yang didefinisikan dalam kelas.
-
Hubungan:
- Asosiasi, generalisasi, dan ketergantungan antara kelas dan objek.
- Mencerminkan bagaimana objek berinteraksi berdasarkan hubungan kelas.
Studi Kasus: Departemen dan Sub-Departemen
Contoh ini menggambarkan proses pembuatan diagram objek dari diagram kelas, dengan fokus pada struktur departemen hierarkis dalam suatu lembaga pendidikan. Berikut adalah penjelasan rinci dari contoh ini:

Langkah 1: Pahami Diagram Kelas
-
Kelas: Departemen
- Atribut:
tingkat(Tipe String) - Hubungan: Sebuah departemen dapat memiliki beberapa sub-departemen (0..*).
- Atribut:
-
Kelas: mathsIai (Subkelas dari Departemen)
- Atribut:
tingkat = keduanya - Sub-departemen:
statistika,matematika
- Atribut:
-
Kelas: statistika (Subkelas dari Departemen)
- Atribut:
tingkat = keduanya
- Atribut:
-
Kelas: matematika (Subkelas dari Departemen)
- Atribut:
tingkat = kedua - Sub-departemen:
matematikaTerapan
- Atribut:
-
Kelas: matematikaTerapan (Subkelas dari Departemen)
- Atribut:
tingkat = pascasarjana,tingkat = sarjana
- Atribut:
Langkah 2: Instansiasi Kelas menjadi Objek
-
Instans: mathsIai : Departemen
- Ini adalah instans dari
Departemenkelas dengantingkat = kedua. - Ini berfungsi sebagai instans superclass dengan sub-departemen.
- Ini adalah instans dari
-
Instans: statistik : Departemen
- Sebuah instans dari
Departemenkelas dengantingkat = kedua. - Ini adalah sub-departemen dari
mathsIai.
- Sebuah instans dari
-
Contoh: matematika : Departemen
- Contoh dari
Departemenkelas dengantingkat = kedua. - Ini adalah sub-departemen dari
mathsIaidan memiliki sub-departemen sendiri.
- Contoh dari
-
Contoh: matematika terapan : Departemen
- Dua contoh dari
Departemenkelas dengantingkat = pascasarjanadangelar = sarjana. - Ini adalah sub-departemen dari
matematika.
- Dua contoh dari
Langkah 3: Menetapkan Hubungan Antara Objek
-
Struktur Hierarkis:
matematikaIaiberada pada tingkat teratas dengan sub-departemenstatistikadanmatematika.matematikalebih lanjut memiliki sub-departemenmatematikaTerapandengan tingkat gelar yang berbeda.
-
Asosiasi:
- Hubungan antara departemen dan sub-departemen dipertahankan sesuai yang ditentukan dalam diagram kelas.
Kesimpulan
Studi kasus ini menunjukkan bagaimana melakukan transisi dari diagram kelas ke diagram objek dengan menginstansiasi kelas menggunakan nilai atribut tertentu dan membangun hubungan antar objek. Memahami proses ini sangat penting untuk merancang sistem yang secara akurat merefleksikan skenario dan interaksi dunia nyata.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat secara efektif memodelkan sistem yang kompleks dan memvisualisasikan bagaimana struktur kelas abstrak berubah menjadi interaksi objek yang nyata.
Referensi untuk Diagram Objek
-
Panduan Pengguna Visual Paradigm: Menggambar Diagram Objek
- URL: Menggambar Diagram Objek
- Deskripsi: Panduan ini memberikan petunjuk rinci tentang cara membuat diagram objek menggunakan Visual Paradigm. Ini mencakup pembuatan spesifikasi instans, pemilihan klasifier, mendefinisikan slot, dan membuat tautan antar objek.
-
Archimetric: Belajar Diagram Kelas dengan Visual Paradigm
- URL: Belajar Diagram Kelas
- Deskripsi: Sumber ini memberikan wawasan tentang pembuatan diagram kelas, yang merupakan dasar untuk memahami diagram objek. Ini menyediakan contoh praktis dan tips untuk menggunakan Visual Paradigm.
-
Tutorial YouTube: Diagram Objek di Visual Paradigm
- URL: Tutorial YouTube
- Deskripsi: Tutorial video yang menjelaskan proses pembuatan diagram objek menggunakan Visual Paradigm, memberikan pendekatan visual dan langkah demi langkah untuk pembelajaran.
-
Visual Paradigm: Diagram Kelas Contoh vs Diagram Objek
- URL: Diagram Kelas Contoh vs Diagram Objek
- Deskripsi: Artikel ini membandingkan diagram kelas dan diagram objek, menyoroti perbedaannya serta bagaimana keduanya digunakan dalam pemodelan sistem.
-
Panduan Visual Paradigm: Apa itu Diagram Objek?
- URL: Apa itu Diagram Objek?
- Deskripsi: Panduan pengantar yang menjelaskan konsep diagram objek dalam UML, tujuannya, dan elemen-elemen utamanya.
-
Panduan Pengguna Visual Paradigm: Diagram Objek
- URL: Panduan Diagram Objek
- Deskripsi: Panduan komprehensif tentang diagram objek, termasuk cara membuat dan menggunakannya dalam Visual Paradigm.
-
Panduan Visual Paradigm: Tutorial Diagram Kelas UML
- URL: Tutorial Diagram Kelas UML
- Deskripsi: Tutorial yang berfokus pada diagram kelas UML, yang erat kaitannya dengan diagram objek. Ini menyediakan pengetahuan dasar yang diperlukan untuk memahami diagram objek.
-
Panduan Visual Paradigm: Diagram Kelas vs Diagram Objek dalam UML
- URL: Diagram Kelas vs Diagram Objek
- Deskripsi: Panduan ini membandingkan diagram kelas dan diagram objek dalam UML, menjelaskan perbedaan keduanya serta kapan menggunakan masing-masing jenis diagram.
Referensi ini memberikan gambaran komprehensif tentang pembuatan dan pemahaman diagram objek menggunakan Visual Paradigm, mencakup aspek teoritis dan praktis.










