Di dunia pengembangan perangkat lunak, Bahasa Pemodelan Terpadu (UML) menyediakan cara standar untuk memvisualisasikan desain suatu sistem. Salah satu diagram utama dalam UML adalah Diagram Objek, yang memberikan gambaran kondisi instans dalam suatu sistem pada titik waktu tertentu. Artikel ini akan memperkenalkan Anda pada Diagram Objek, menjelaskan tujuannya, dan memandu Anda dalam membuatnya menggunakan Visual Paradigm, alat pemodelan UML yang kuat.

Apa itu Diagram Objek?
Diagram Objek adalah jenis diagram UML yang menunjukkan tampilan statis suatu sistem dengan menggambarkan instans kelas dan hubungan antar mereka pada saat tertentu. Berbeda dengan Diagram Kelas yang memberikan gambaran rancangan struktur sistem, Diagram Objek berfokus pada objek nyata yang ada saat runtime dan interaksi antar objek tersebut.
Fitur Utama
- Tampilan Gambaran: Diagram Objek menangkap kondisi sistem pada waktu tertentu, memberikan perspektif nyata atau prototipe.
- Berdasarkan Instans: Mereka berfokus pada instans (objek) daripada kelas, menunjukkan bagaimana objek berinteraksi dengan nilai atribut tertentu.
- Desain Statis: Meskipun menggambarkan suatu saat tertentu, Diagram Objek digunakan untuk menggambarkan desain statis suatu sistem, membantu memahami bagaimana objek saling berhubungan dalam suatu skenario tertentu.
Mengapa menggunakan Diagram Objek?
- Pengujian dan Debugging: Diagram Objek sangat berharga untuk pengujian dan debugging karena menunjukkan bagaimana objek berinteraksi dalam skenario waktu nyata.
- Ilustrasi Skenario: Mereka membantu dalam memvisualisasikan kasus penggunaan atau skenario tertentu, sehingga memudahkan pemahaman perilaku sistem dalam kondisi tertentu.
- Prototipe: Diagram Objek dapat digunakan untuk membuat prototipe bagaimana suatu sistem akan berperilaku dengan data nyata, membantu proses desain.
Membuat Diagram Objek dengan Visual Paradigm
Visual Paradigm adalah alat komprehensif untuk pemodelan UML, termasuk pembuatan Diagram Objek. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membantu Anda memulai:
Panduan Langkah demi Langkah
-
Buat Diagram Objek Baru:
- Buka Visual Paradigm dan pilih
Diagram > Barudari bilah alat aplikasi. - Di dalam
Diagram Barujendela, pilihDiagram Objek.
- Buka Visual Paradigm dan pilih
-
Buat Spesifikasi Instans:
- Dari bilah alat diagram, pilih
Spesifikasi Instansdan klik pada diagram untuk membuat bentuk. - Berilah nama pada spesifikasi instans sesuai dengan objek yang diwakilinya.
- Dari bilah alat diagram, pilih
-
Pilih Klasifikasi:
- Klik kanan pada bentuk spesifikasi instans dan pilih
Pilih Klasifier > Pilih Klasifier...dari menu pop-up. - Di dalam
Pilih Klasifierjendela, pilih kelas(kelas) yang akan berfungsi sebagai klasifier untuk spesifikasi instans.
- Klik kanan pada bentuk spesifikasi instans dan pilih
-
Tentukan Slot:
- Untuk menentukan slot, klik kanan bentuk spesifikasi instans dan pilih
Slot...dari menu pop-up. - Di dalam
Spesifikasi Spesifikasi Instansjendela, pilih fitur untuk menentukan slot dan klikTentukan Slot. - Sunting nilai-nilai slot dengan memilih slot yang telah ditentukan dan mengklik
Sunting Nilai....
- Untuk menentukan slot, klik kanan bentuk spesifikasi instans dan pilih
-
Buat Tautan:
- Untuk membuat tautan antara spesifikasi instans, gerakkan pointer mouse ke atas spesifikasi instans sumber.
- Tekan tombol Katalog Sumber Daya dan seret ke spesifikasi instans tujuan.
- Lepaskan tombol mouse dan pilih
Tautandari Katalog Sumber Daya untuk membuat tautan.
Contoh
Mari kita pertimbangkan contoh sederhana dari sistem perpustakaan:
- Kelas:
Buku,Anggota,Pinjaman - Objek:
Buku: “1984” oleh George OrwellAnggota: Jane DoePinjaman: Catatan pinjaman untuk Jane Doe yang meminjam “1984”
Langkah-langkah untuk Memodelkan Ini di Visual Paradigm:
-
Buat Spesifikasi Instans:
- Buat instans untuk
Buku,Anggota, danPinjaman.
- Buat instans untuk
-
Pilih Klasifikasi:
- Tetapkan kelas masing-masing (
Buku,Anggota,Pinjaman) untuk setiap contoh.
- Tetapkan kelas masing-masing (
-
Tentukan Slot:
- Untuk
Buku: Tentukan slot untukjudul,penulis, dan atur nilai seperti “1984” dan “George Orwell”. - Untuk
Anggota: Tentukan slot untuknamadan atur nilai menjadi “Jane Doe”. - Untuk
Pinjaman: Tentukan slot untuktanggalPinjamandantanggalKembali.
- Untuk
-
Buat Tautan:
- Buat tautan antara
Anggota(Jane Doe) danPinjamanuntuk menunjukkan bahwa Jane Doe telah meminjam sebuah buku. - Buat tautan antara
PinjamandanBukuuntuk menunjukkan bahwa “1984” adalah buku yang dipinjam.
- Buat tautan antara
Contoh: Diagram Kelas vs Diagram Objek
Gambar ini menggambarkan konsep diagram kelas dan diagram objek dalam pemrograman berorientasi objek, dengan fokus pada hubungan antara kelas dan instansnya (objek). Berikut penjelasan rinci:

Diagram Kelas (Sisi Kiri)
-
Kelas dan Atribut:
- Kelas Pelanggan:
- Atribut:
nama(Tipe String),lokasi(Tipe String). - Metode:
+kirimPesanan(),+terimaPesanan().
- Atribut:
- Kelas Pesanan:
- Atribut:
tanggal(Tanggal),nomor(Tipe String). - Metode:
+konfirmasi(),+close().
- Atribut:
- Kelas Pelanggan:
-
Generalisasi (Pewarisan):
- Kelas
Orderkelas adalah kelas induk yang digeneralisasi menjadi dua kelas turunan:NormalOrderdanSpecialOrder. - Kelas NormalOrder:
- Mewarisi atribut dan metode dari
Order. - Metode Tambahan:
+dispatch(),+terima().
- Mewarisi atribut dan metode dari
- Kelas SpecialOrder:
- Mewarisi atribut dan metode dari
Pesanan. - Metode Tambahan:
+kirim().
- Mewarisi atribut dan metode dari
- Kelas
-
Hubungan:
- Ada hubungan satu-ke-banyak antara
PelanggandanPesanan, ditunjukkan oleh angka “1” di sisiPelanggandan tidak ada angka di sisiPesanansisi, yang berarti satu pelanggan dapat memiliki beberapa pesanan.
- Ada hubungan satu-ke-banyak antara
Diagram Objek (Sisi Kanan)
-
Objek dan Atribut:
- C1: Objek Pelanggan:
- Sebuah contoh dari kelas
Pelanggankelas.
- Sebuah contoh dari kelas
- O1, O2, O3: Objek Pesanan:
- Contoh dari kelas
Pesanankelas dengan atribut khususnomoratribut:O1(nomor = 12),O2(nomor = 61),O3(nomor = 88).
- Contoh dari kelas
- S1, S2, S3: Objek SpecialOrder:
- Contoh dari
SpecialOrderkelas dengan atribut khususnomoratribut:S1(nomor = 43),S2(nomor = 50),S3(nomor = 17).
- Contoh dari
- C1: Objek Pelanggan:
-
Hubungan:
- The
C1objek pelanggan terhubung ke beberapa objek pesanan (O1,O2,O3) dan objek pesanan khusus (S1,S2,S3). - Ini mencerminkan hubungan satu-ke-banyak yang ditunjukkan dalam diagram kelas, di mana seorang pelanggan tunggal dapat memiliki beberapa pesanan.
- The
Interpretasi
- Generalisasi: The
Pesanankelas berfungsi sebagai kelas dasar dengan atribut dan metode umum, sementaraPesananBiasadanPesanan Khususadalah versi khusus dengan fungsi tambahan. - Instansiasi: Diagram objek menunjukkan bagaimana kelas-kelas ini diinstansiasi menjadi objek-objek tertentu dengan nilai-nilai konkret, menunjukkan bagaimana struktur kelas digunakan dalam praktik.
- Hubungan: Diagram-diagram tersebut menekankan asosiasi antara pelanggan dan pesanan mereka, menggambarkan bagaimana objek berinteraksi berdasarkan hubungan kelas yang telah ditentukan.
Visualisasi ini membantu memahami bagaimana kelas dirancang dan bagaimana mereka diubah menjadi objek dunia nyata dengan data dan perilaku tertentu.
Kesimpulan
Diagram Objek adalah alat yang kuat dalam UML untuk memvisualisasikan perilaku runtime suatu sistem melalui contoh-contoh tertentu dan interaksi mereka. Dengan menggunakan Visual Paradigm, Anda dapat membuat diagram ini secara efisien, membantu dalam perancangan, pengujian, dan debugging sistem perangkat lunak Anda. Baik Anda pemula maupun pengembang berpengalaman, memahami dan menggunakan Diagram Objek dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan Anda untuk memodelkan dan memahami sistem yang kompleks.
Referensi
- Menggambar Diagram Objek. Visual Paradigm
- Mempelajari Diagram Kelas dengan Visual Paradigm. Archimetric
- Tutorial Visual Paradigm. Diakses dari YouTube
- Contoh: Diagram Kelas vs Diagram Objek. Visual Paradigm Circle
- Diagram Kelas vs Diagram Objek dalam UML. Visual Paradigm
- Apa itu Diagram Objek?Visual Paradigm
- Diagram Objek.Visual Paradigm
- Tutorial Diagram Kelas UML.Visual Paradigm










