Pengantar tentang TOGAF ADM
Kerangka Arsitektur The Open Group (TOGAF) adalah kerangka arsitektur perusahaan yang dikenal luas dan memberikan pendekatan komprehensif dalam merancang, merencanakan, menerapkan, dan mengelola arsitektur TI perusahaan. Di inti TOGAF terdapat Metode Pengembangan Arsitektur (ADM), suatu proses siklik yang membimbing pengembangan arsitektur perusahaan.
ADM dirancang untuk memenuhi proses bisnis dan kebutuhan TI dari setiap organisasi, memastikan bahwa arsitektur perusahaan selaras dengan tujuan strategis organisasi. Panduan ini akan memberikan gambaran rinci mengenai tahapan-tahapan yang terlibat dalam siklus ADM, beserta contoh praktis untuk menggambarkan setiap tahapan.
Tahapan-Tahapan TOGAF ADM
1. Tahap Awal
Tujuan:Menetapkan kerangka dan prinsip-prinsip untuk rencana pengembangan arsitektur.
Kegiatan:
- Menentukan prinsip-prinsip arsitektur yang akan membimbing proses pengembangan.
- Membentuk kerangka arsitektur, termasuk model tata kelola dan rencana manajemen pemangku kepentingan.
- Mengidentifikasi repositori arsitektur tempat semua artefak arsitektur akan disimpan.
Contoh:Sebuah perusahaan ritel memutuskan untuk menerapkan TOGAF ADM untuk menyelaraskan infrastruktur TI dengan tujuan bisnisnya. Pada tahap awal, perusahaan menetapkan prinsip-prinsip arsitektur, seperti “maksimalkan penggunaan kembali aset TI yang ada” dan “memastikan skalabilitas untuk mendukung pertumbuhan bisnis.” Perusahaan juga membangun repositori arsitektur menggunakan alat kolaboratif seperti Confluence untuk menyimpan semua dokumen arsitektur.
2. Visi Arsitektur
Tujuan:Secara jelas mendefinisikan strategi keseluruhan sebagai arsitek IT.
Kegiatan:
- Mengembangkan visi arsitektur, yang mencakup lingkup, pemangku kepentingan, perhatian, dan tujuan bisnis.
- Membuat pernyataan pekerjaan arsitektur yang menjelaskan tujuan dan hasil yang diharapkan.
- Dapatkan persetujuan dari pemangku kepentingan untuk visi arsitektur.
Contoh: Arsitek TI perusahaan ritel mengembangkan visi arsitektur yang bertujuan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan mengintegrasikan belanja online dan di toko. Visi ini mencakup pemangku kepentingan seperti departemen pemasaran, tim TI, dan perwakilan layanan pelanggan. Pernyataan pekerjaan arsitektur menguraikan tujuan interaksi pelanggan yang mulus dan peningkatan penjualan melalui integrasi omnichannel.
3. Arsitektur Bisnis
Tujuan:Jelaskan arsitektur bisnis saat ini dan tentukan target.
Kegiatan:
- Dokumentasikan proses bisnis saat ini, struktur organisasi, dan kemampuan bisnis.
- Identifikasi kesenjangan antara kondisi saat ini dan kondisi masa depan yang diinginkan.
- Tentukan arsitektur bisnis target yang mengatasi kesenjangan ini.
Contoh: Arsitek TI mendokumentasikan proses bisnis saat ini, seperti pemrosesan pesanan, manajemen persediaan, dan dukungan pelanggan. Mereka mengidentifikasi kesenjangan, seperti tidak adanya pembaruan persediaan secara real-time dan pemrosesan pesanan yang tidak efisien. Arsitektur bisnis target mencakup pelacakan persediaan secara real-time dan pemrosesan pesanan otomatis untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan.
4. Arsitektur Sistem Informasi
Tujuan:Kembangkan arsitektur sistem informasi.
Kegiatan:
- Tentukan arsitektur data, termasuk model data, prinsip manajemen data, dan tata kelola data.
- Rancang arsitektur aplikasi, termasuk komponen aplikasi, interaksi, dan strategi integrasi.
- Kembangkan arsitektur teknologi, termasuk perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur jaringan.
Contoh: Arsitek TI merancang arsitektur data yang mencakup gudang data terpusat untuk pembaruan stok secara real-time. Arsitektur aplikasi mencakup mikroservis untuk pemrosesan pesanan dan dukungan pelanggan. Arsitektur teknologi menentukan penggunaan infrastruktur awan untuk skalabilitas dan keandalan.
5. Arsitektur Teknologi
Tujuan:Menciptakan arsitektur target keseluruhan dan mengintegrasikan perkembangan masa depan.
Kegiatan:
- Mengembangkan arsitektur teknologi target yang mendukung arsitektur bisnis dan sistem informasi.
- Mengintegrasikan tren dan inovasi teknologi masa depan ke dalam arsitektur target.
- Memastikan arsitektur teknologi selaras dengan tujuan bisnis dan strategi TI.
Contoh: Arsitek TI membuat arsitektur teknologi target yang mencakup penggunaan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin untuk analitik prediktif. Arsitektur ini juga mengintegrasikan perkembangan masa depan, seperti Internet of Things (IoT) untuk pelacakan stok secara real-time. Arsitektur teknologi dirancang untuk mendukung tujuan bisnis peningkatan pengalaman pelanggan dan peningkatan penjualan.
6. Peluang dan Solusi
Tujuan:Menyelesaikan arsitektur target keseluruhan.
Kegiatan:
- Mengidentifikasi peluang perbaikan dan inovasi dalam arsitektur target.
- Mengembangkan blok solusi yang menangani peluang tersebut.
- Memastikan arsitektur target komprehensif dan memenuhi semua kebutuhan bisnis dan TI.
Contoh: Arsitek TI mengidentifikasi peluang perbaikan, seperti peningkatan antarmuka pengguna pada aplikasi yang ditujukan untuk pelanggan. Mereka mengembangkan blok solusi, seperti kerangka desain responsif dan pedoman pengalaman pengguna (UX). Arsitektur target ditinjau dan difinalisasi untuk memastikan memenuhi semua kebutuhan bisnis dan TI.
7. Perencanaan Migrasi
Tujuan:Rancang migrasi dari arsitektur saat ini ke arsitektur target.
Kegiatan:
- Kembangkan rencana migrasi yang menjelaskan langkah-langkah, jadwal, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk transisi.
- Tentukan prioritas proyek berdasarkan nilai bisnis, risiko, dan ketergantungan.
- Pastikan rencana migrasi selaras dengan strategi IT secara keseluruhan dan tujuan bisnis.
Contoh:Arsitek TI mengembangkan rencana migrasi yang mencakup implementasi bertahap dari arsitektur baru. Rencana tersebut menentukan prioritas proyek berdasarkan nilai bisnis, seperti pelacakan persediaan secara real-time dan pemrosesan pesanan otomatis. Rencana migrasi selaras dengan strategi TI dan tujuan bisnis untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan meningkatkan penjualan.
8. Tata Kelola Implementasi
Tujuan:Mengawasi implementasi arsitektur target.
Kegiatan:
- Tetapkan proses tata kelola untuk memantau dan mengendalikan implementasi arsitektur target.
- Pastikan kepatuhan terhadap prinsip arsitektur, standar, dan praktik terbaik.
- Kelola risiko dan masalah yang muncul selama implementasi.
Contoh:Arsitek TI membentuk dewan tata kelola yang mencakup perwakilan dari tim TI, unit bisnis, dan konsultan eksternal. Dewan tersebut berkumpul secara rutin untuk meninjau kemajuan implementasi, memastikan kepatuhan terhadap prinsip arsitektur, serta menangani risiko atau masalah yang muncul.
9. Manajemen Perubahan Arsitektur
Tujuan:Memantau sistem yang sedang berjalan dan menentukan kapan siklus baru perlu dimulai.
Kegiatan:
- Memantau kinerja dan efektivitas arsitektur yang telah diterapkan.
- Mengidentifikasi perubahan dalam lingkungan bisnis atau lingkungan TI yang mungkin memerlukan siklus ADM baru.
- Memulai siklus ADM baru jika diperlukan, kembali ke tahap awal.
Contoh: Arsitek TI memantau kinerja arsitektur baru dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Mereka juga tetap memperbarui informasi mengenai tren industri dan kemajuan teknologi. Jika terjadi perubahan signifikan, seperti tujuan bisnis baru atau teknologi baru yang muncul, arsitek TI memulai siklus ADM baru untuk memastikan arsitektur tetap selaras dengan kebutuhan bisnis.
Kesimpulan
TOGAF ADM menyediakan pendekatan yang terstruktur dan komprehensif dalam mengembangkan arsitektur perusahaan yang selaras dengan tujuan bisnis dan kebutuhan TI. Dengan mengikuti tahapan yang jelas dalam ADM, profesional TI dapat memastikan bahwa proses pengembangan arsitektur bersifat sistematis, transparan, dan selaras dengan tujuan strategis organisasi. Memahami dan menerapkan TOGAF ADM sangat penting bagi setiap profesional TI yang mengkhususkan diri pada arsitektur perusahaan.
Referensi
Daftar Referensi untuk Alat TOGAF oleh Visual Paradigm
-
Kumpulan Alat TOGAF ADM yang Kuat
- URL: Alat TOGAF ADM Visual Paradigm
- Deskripsi: Toolkit TOGAF komprehensif yang menyediakan pendekatan langkah demi langkah dalam mengembangkan hasil yang dibutuhkan dalam Metodologi Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM). Termasuk petunjuk yang mudah diikuti, alat pemodelan mutakhir, contoh nyata, dan panduan ahli.
-
Perangkat Lunak TOGAF Terbaik
- URL: Perangkat Lunak TOGAF Terbaik
- Deskripsi: Mendiskusikan manfaat menggunakan Visual Paradigm untuk TOGAF, termasuk dukungan terhadap ArchiMate 3, dan bagaimana alat ini membantu memahami dan menerapkan TOGAF ADM.
-
Perangkat Lunak TOGAF Terbaik dengan Agile & UML – Visual Paradigm Enterprise
- URL: Visual Paradigm Enterprise
- Deskripsi: Menyoroti Visual Paradigm Enterprise sebagai alat arsitektur perusahaan ArchiMate yang bersertifikasi oleh The Open Group. Alat ini mendukung berbagai kosakata, notasi, sintaks, dan semantik untuk semua elemen dan hubungan bahasa ArchiMate.
-
Menguasai Arsitektur Perusahaan dengan Alat TOGAF Visual Paradigm
- URL: ArchiMetric – Menguasai Arsitektur Perusahaan
- Deskripsi: Memberikan gambaran umum tentang bagaimana Alat TOGAF Visual Paradigm menyederhanakan dan meningkatkan proses Metode Pengembangan Arsitektur (ADM).
-
Alat TOGAF® untuk Arsitektur Perusahaan
- URL: ArchiMetric – Alat TOGAF untuk Arsitektur Perusahaan
- Deskripsi: Menjelaskan bagaimana Visual Paradigm memiliki navigator proses yang memandu pengguna melalui pelaksanaan dan penyelesaian TOGAF ADM.
-
Visual Paradigm TOGAF – Semua tentang TOGAF, Arsitektur Perusahaan, ArchiMate, dan lainnya
- URL: Visual Paradigm TOGAF
- Deskripsi: Menawarkan panduan rinci tentang ArchiMate 3 dan integrasinya dengan TOGAF ADM, memberikan arsitek alat yang kuat untuk mengungkapkan model yang kompleks.
-
Visual Paradigm: Platform Visual All-in-One Terbaik untuk Arsitektur Perusahaan dan Desain Perangkat Lunak
- URL: ArchiMetric – Ikhtisar Visual Paradigm
- Deskripsi: Mendiskusikan bagaimana Visual Paradigm mendukung TOGAF, ADM, ArchiMate, BPMN, dan UML, menjadikannya pilihan ideal bagi arsitek perusahaan, analis bisnis, dan desainer perangkat lunak.
-
Tutorial Praktis untuk TOGAF
- URL: Visual Paradigm – Tutorial TOGAF Praktis
- Deskripsi: Tutorial TOGAF gratis yang membantu pengguna memahami ADM, kerangka kerja konten arsitektur, kontinum perusahaan, model referensi, dan kerangka kapasitas arsitektur.
-
Tutorial Arsitektur Perusahaan Langkah demi Langkah dengan TOGAF
- URL: Tutorial Visual Paradigm – Arsitektur Perusahaan
- Deskripsi: Menyediakan panduan langkah demi langkah dalam menerapkan TOGAF dalam pengembangan arsitektur perusahaan, termasuk penjelasan rinci mengenai tahapan ADM.
Referensi-referensi ini memberikan gambaran komprehensif mengenai alat TOGAF Visual Paradigm dan penerapannya dalam pengembangan arsitektur perusahaan.










